Tampilkan postingan dengan label Kata Kata Astra. Tampilkan semua postingan
Natal itu artinya kelahiran, sama artinya dgn maulid. Dalam islam maulid / natal nabi sudah menjadi bagian syiar (;bukan syariat) dalam Islam setiap tgl 12 rabiul awal memperingati hari kelahiran nabi Muhammad saw.
Dalam al-Qur'an surat Maryam ada dua nabi yaitu Nabi Yahya as dan Nabi Isa as :
ayat 15 : "Dan kesejahteraanlah bagi dirinya (Nabi Yahya) pada hari dilahirkan, pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali"
ayat 33 : "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Nabi Isa), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali"
Lalu bagaimana dgn nabi Yahya dan Nabi Isa bahkan nabi2 yg lain? Dalam hal ini ummat muslimin belum mengtahui tgl pastinya mereka dilahirkan, mungkin jika mereka diketahui tgl lahirnya akan menjadi bagian dari syiar islam sebagaimana Nabi Muhammad saw.
Ummat nasrani (kristen) memperingati kelahiran kelahiran Tuhan Yesus pada tanggal 25 Desember.
Mengucapkan selamat hari maulid Nabi Isa as atau selamat hari natal Nabi Isa as. Pada prinsipnya tidak menjadi masalah bagi ummat Islam.
Namun yg menjadi pokok persoalan masyarakat nasrani memahami memperingati hari natal itu adalah memperingati hari kelahiran TUHAN Yesus bukan hari kelahiran NABI Isa as. Tentunya hal ini menjadi persoalan dalam aqidah Islam bagi ummat islam
Tentu tidak mungkin bagi kita mengucapkan
"selamat hari lahir (natal/maulid) Tuhan"
Bagaimana mungkin Tuhan dilahirkan dan dirayakan kelahirannya?
inilah kalimat yg pantas kita ucapkan dalam memperingati hari maulid nabi Isa as:
"Selamat hari natal/maulid Nabi Isa as"
kesejahteraan semoga dilimpahkan kepada Nabi Isa as pada hari ia dilahirkan, pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali"
SUmber : Astra Winata
Mendo'akan Orang Kafir Apakah Sia-Sia .. ??
Posted by : jentry tirta / on :Kamis, 27 Desember 2012
Mendo'akan Orang Kafir Apakah Sia-Sia.
==========================
Dulu di zaman Rasulullah, ada 2 orang bernama umar, yang satu namanya Umar bin Khattab dan ‘Amru bin Hisyam yg dipandang oleh rasulullah berpotensi dalam penegakkan Islam, sehingga beliau berdoa:
Ya Allah, Islamkan salah satu diantara dua ‘Umar”, atau
“Ya! Allah engkau kuatkanlah Islam dengan salah seorang dari dua Umar
Seiring waktu berjalan, ternyata yg masuk Islam adalah Umar bin khattab yg kita kenal dgn al-faruq (sang pembeda benar dan salah/bathil) atau Amirul Mukminin. Sedangkan ‘Amru bin Hisyam tidak mendapat hidayah Allah bahkan memusuhi Islam, yg kita kenal julukannya oleh kaum muslimin dgn Abu Jahal (Bapak Kebodohan) sedangkan kaum quraisy (kelompok yg memusuhi Islam) memberi julukan kepadanya Abu Hakam (Bapak Kebijaksanaan)
lalu bagaimana dgn korelasi ayat Qs.9 : 113-114 , Qs.13 : 14 ?
Qs.9 : 113
>>>larangan memohon AMPUN kepada orang yg jelas2 orang-orang MUSYRIK
Qs. 9 : 114
>>>larangan memohon AMPUN kepada MUSUH Allah
Qs.13 : 14
DO'A orang kafir itu, hanyalah SIA-SIA BELAKA
>>> ayat ini menjukkan akan do'a orang kafir bukan bertulis arti : DO'A orang Islam kepada orang, hanyalah sia-sialah.
==========================
Dulu di zaman Rasulullah, ada 2 orang bernama umar, yang satu namanya Umar bin Khattab dan ‘Amru bin Hisyam yg dipandang oleh rasulullah berpotensi dalam penegakkan Islam, sehingga beliau berdoa:
Ya Allah, Islamkan salah satu diantara dua ‘Umar”, atau
“Ya! Allah engkau kuatkanlah Islam dengan salah seorang dari dua Umar
Seiring waktu berjalan, ternyata yg masuk Islam adalah Umar bin khattab yg kita kenal dgn al-faruq (sang pembeda benar dan salah/bathil) atau Amirul Mukminin. Sedangkan ‘Amru bin Hisyam tidak mendapat hidayah Allah bahkan memusuhi Islam, yg kita kenal julukannya oleh kaum muslimin dgn Abu Jahal (Bapak Kebodohan) sedangkan kaum quraisy (kelompok yg memusuhi Islam) memberi julukan kepadanya Abu Hakam (Bapak Kebijaksanaan)
lalu bagaimana dgn korelasi ayat Qs.9 : 113-114 , Qs.13 : 14 ?
Qs.9 : 113
>>>larangan memohon AMPUN kepada orang yg jelas2 orang-orang MUSYRIK
Qs. 9 : 114
>>>larangan memohon AMPUN kepada MUSUH Allah
Qs.13 : 14
DO'A orang kafir itu, hanyalah SIA-SIA BELAKA
>>> ayat ini menjukkan akan do'a orang kafir bukan bertulis arti : DO'A orang Islam kepada orang, hanyalah sia-sialah.
Kalimat Yang Pantas Muslim Ucapkan Saat Natal
Posted by : jentry tirta / on :
Dalam al-Qur'an surat Maryam ada dua nabi yaitu Nabi Yahya as dan Nabi Isa as :
ayat 15 : "Dan kesejahteraanlah bagi dirinya (Nabi Yahya) pada hari dilahirkan, pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali"
ayat 33 : "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Nabi Isa), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali"
Lalu bagaimana dgn nabi Yahya dan Nabi Isa bahkan nabi2 yg lain? Dalam hal ini ummat muslimin belum mengtahui tgl pastinya mereka dilahirkan, mungkin jika mereka diketahui tgl lahirnya akan menjadi bagian dari syiar islam sebagaimana Nabi Muhammad saw.
Ummat nasrani (kristen) memperingati kelahiran kelahiran Tuhan Yesus pada tanggal 25 Desember.
Mengucapkan selamat hari maulid Nabi Isa as atau selamat hari natal Nabi Isa as. Pada prinsipnya tidak menjadi masalah bagi ummat Islam.
Namun yg menjadi pokok persoalan masyarakat nasrani memahami memperingati hari natal itu adalah memperingati hari kelahiran TUHAN Yesus bukan hari kelahiran NABI Isa as. Tentunya hal ini menjadi persoalan dalam aqidah Islam bagi ummat islam
Tentu tidak mungkin bagi kita mengucapkan
"selamat hari lahir (natal/maulid) Tuhan"
Bagaimana mungkin Tuhan dilahirkan dan dirayakan kelahirannya?
inilah kalimat yg pantas kita ucapkan dalam memperingati hari maulid nabi Isa as:
"Selamat hari natal/maulid Nabi Isa as"
kesejahteraan semoga dilimpahkan kepada Nabi Isa as pada hari ia dilahirkan, pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali"
SUmber : Astra Winata